Jadi Orang Nomor Satu di AS, Donald Trump: Saya Punya Kuasa Penuh untuk Cabut Lockdown

Image
sumber: akurat.co
Gubernur dan para pakar konstitusional Amerika Serikat (AS) tidak menginginkan status lockdown di negaranya dicabut. Namun kendati demikian selaku Presiden AS, Donald Trump mengatakan bahwa diirnya tersebut memiliki kuasa penuh untuk mencabut aturan lockdown.

Presiden Republikan itu mengatakan bahwa pemerintahannya sedang menyelesaikan rencana untuk membuka kembali ekonomi AS, yang sebagian besar telah ditutup untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Tetapi ketika para jurnalis mempertanyakan apakah ia memiliki wewenang untuk melampaui perintah tinggal di rumah yang diberlakukan berdasarkan negara bagian, Trump mengatakan bahwa ketika seseorang menjadi presiden Amerika Serikat, maka otoritasnya total.

"Ini total. Gubernur tahu itu. Yang dikatakan, kita akan bekerja dengan negara bagian. Presiden Amerika Serikat telah menyerukan pengambilan tindakan," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Selasa (14/4).

Untuk memperkuat klaimnya, ia menyebut ada banyak ketentuan di piagam pendiri AS yang memberi presiden wewenang semacam itu. Namun, ia tidak menunjuk spesifik poin yang dimaksud.

Sembilan negara bagian di pantai timur dan barat AS berencana untuk mencabut anjuran untuk tetap di rumah di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

Keputusan Trump ditanggapi oleh para pakar hukum yang mengatakan presiden tidak memiliki wewenang untuk membalikkan pembatasan kesehatan masyarakat yang diberlakukan di tingkat negara bagian atau lokal.

Para pakar hukum mengatakan itu adalah tanggung jawab gubernur negara bagian untuk memutuskan kapan pembatasan terkait virus corona dicabut.

AS kini telah mencatat 682.619 kasus virus corona, empat kali lebih tinggi dari Spanyol, negara yang paling parah dilanda bencana. AS juga mencatat 23.529 kematian akibat pandemi, lebih tinggi dari Italia, yang memiliki jumlah kematian tertinggi kedua.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Usut Century, Bamsoet Desak KPK

Dalang Dari Pengeboman Paskah Sri Lanka Tewas Saat Kejadian

Dilaporkan Tidak Ada Korban dan Kerusakan dari Penembakan Masjid di London