Dalang Dari Pengeboman Paskah Sri Lanka Tewas Saat Kejadian



Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena mengatakan bahwa pria yang diduga sebagai otak dari serangan bom Paskah Sri Lanka dikabarkan tewas dalam serangan serangan yang didalangi oleh dirinya sendiri.

Tokoh kunci yang dimaksud itu diungkap oleh Sirisena bernama Zahran Hashim, seorang ulama yang dikenal akan pandangan ekstremnya.

"Yang dikatakan badan intelijen kepada saya adalah bahwa Zahran tewas dalam serangan di Shangri-La," katanya, dilansir dari laman AFP, Jumat (26/4).

Ditambahkan oleh dirinya jika Zahran didampingi oleh dua orang bomber saat melakukan pengeboman. Salah satunya berhasil di identifikasi sebagai Ilham Ibrahim.

anyaknya korban dari serangan tersebut dikatakan merupakan akibat dari kesalahan koordinasi. Sejumlah pejabat yang dianggap bertanggung jawab telah dicopot atau mengundurkan diri.

"Menteri pertahanan dan inspektur jenderal polisi harus bertanggung jawab atas kegagalan keamanan tersebut. Itulah mengapa saya meminta mereka mengundurkan diri sebelum saya melakukan tindakan disiplin," kata Sirisena.

Disebutkan bahwa informasi mengenai serangan yang akan terjadi telah sejak lama diberikan oleh intelijen, bahkan melibatkan intelijen India dan Amerika Serikat.


Intelijen India sendiri mengatakan mereka mendapat informasi dari salah satu tahanan teroris. Namun, tidak ada tindakan yang diambil. Bahkan, informasi tersebut tidak sampai ke telinga Presiden dan Perdana Menteri Sri Lanka.










Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Usut Century, Bamsoet Desak KPK

Dilaporkan Tidak Ada Korban dan Kerusakan dari Penembakan Masjid di London